Bahan Pembuatan Sabun

Bahan Pembuatan Sabun

Bahan pembuatan sabun yang utama adalah larutan basa (NaOH atau KOH) dan asam lemak dalam trigliserida (lemak atau minyak). Buat anda yang ingin membuat sabun sendiri di rumah, pelajari dulu bahan apa yang digunakan dan fungsinya, sehingga bisa lebih terarah.

Yuk simak ulasan admin maklon kosmetik berikut ini.

Apa itu NaOH?

NaOH atau sodium hidroksida adalah senyawa kimia yang tersusun dari unsur Natrium, Oksigen dan Hidrogen. NaOH bersifat korosif karena memiliki pH 13, sangat basa bukan ?

naoh bahan pembuatan sabun
naoh bahan pembuatan sabun

Apa yg terjadi jika NaOH itu sendiri terkena kulit kita ? Tentu akan sangat mengerikan yg akan membuat kulit kita panas dan terasa gatal bahkan mungkin bisa membuat kulit kita terluka. Loh jika NaOH berbahaya untuk kulit, kenapa bahan tersebut digunakan untuk pembuatan sabun? Jika dalam bentuk tunggal memang berbahaya, tetapi jika telah direaksikan (netralisasi) dengan asam lemak, maka karakteristik NaOH akan hilang asal tidak digunakan dalam jumlah berlebihan.

Kamu tentu pernah membeli sabun dan terasa panas saat digunakan. Ada beberapa kemungkinan mengapa hal tersebut dapat terjadi. Pertama, jumlah basa (NaOH atau KOH) yang ditambahkan melebihi takaran. Kemungkinan kedua adalah aging atau reaksinya belum berjalan sempurna dan masih menyisakan sedikit basa. Kamu bisa baca penjelasan lengkap tentang NaOH di wikipedia.

Apa itu Trigliserida

Trigliserida adalah sebutan bagi komponen penyusun utama minyak nabati dan lemak hewani yang dapat ditemukan pada hewan dan tumbuhan. Pada dasarnya trigliserida adalah sebutan salah satu jenis asam lemak. Jenis asam lemak lainnya adalah mono gliserida dan di-giliserida. Ketika Trigliserida dicampurkan dengan larutan NaOH, maka kedua bahan itu akan bereaksi dan mengasilkan gliserin dan sabun. Reaksinya disebut dengan penyabunan atau saponifikasi.

Loh kok ada gliserin selain sabun itu sendiri? Hal ini wajar dalam reaksi kimia. Eniwei pernah belajar kimia SMA?

Madu

Madu sering sekali kita jumpai, tentu kita tau fungsi madu itu, selain untuk dikonsumsi madu juga sering digunakan perempuan untuk perawatan seperti luluran dan maskeran. Tapi tahukah kamu jika kita bisa membuat itu lebih mudah, seperti digunakan untuk bahan aktif dari sabun ? Akan lebih mudah untuk kalian melakukan perawatan tentunya.

Manfaat madu

Untuk membuat sabun yg berkualitas, kami menggunakan madu mengambil khasiat dari madu tersebut. Inilah manfaat madu untuk wajah, seperti dikutip dari empoweredsustenance.com, Sabtu (25/4/2015):

  1. Madu membersihkan kotoran dari wajah tanpa mengangkat minyak alami wajah, tidak seperti sabun wajah yang menghilangkan minyak seluruhnya dari wajah.
  2. Anti-bakteri dan probiotik dari madu mentah secara efektif mengurangi dan mencegah munculnya jerawat di wajah.
  3. Lembut di kulit sehingga aman bagi Anda yang memiliki kulit sensitif.
  4. Sifatnya menyeimbangkan kadar minyak dan melembutkan kulit, sehingga bisa digunakan di kulit berminyak maupun kering.

Madu yang kita gunakan madu asli loh, karena tujuan utama kami adalah untuk membuat kepuasan kepada pelanggan dengan harga yang cukup terjangkau tentunya. Mungkin kalian ada yang bertanya apakah khasiat madu tersebut hilang karena reaksi kimia antara Trigliserida dan NaOH seperti yang kami jelaskan, tentu tidak. Karena kami memasukan madu ketika proses safonifikasi tersebut telah terjadi, dengan kata lain kami mencampurkan madu kedalam sabun yang telah terbentuk dan tentunya kami pun menambahkan bahan lain seperti pemutih dan vitamin.

Apa itu Gliserin

Lalu bagaimana dengan gliserin itu sendiri, apakah berbahaya bagi tubuh kita ? Tidak, karena gliserin biasa digunakan untuk makanan, obat – obatan, dan kosmetik. Kegunaan gliserin bagi dunia kosmetik seperti melembutkan kulit, memperlambat penuaan, dan mengurangi jerawat. Lalu kenapa kita tidak melakukannya langsung dengan gliserin ?

Gliserin adalah humectant (bersifat melembabkan), berarti ia menarik kelembaban dari udara. Gliserin efektif dalam pelembab ketika kelembaban sekurang-kurangnya 65 persen. Pada kelembaban kurang dari 65 persen, gliserin akan menarik kelembaban dari kulit Anda dan menahannya di permukaan, pengeringan kulit Anda dari dalam ke luar. Jadi apa pun yg digunakan secara berlebihan itu sangatlah berbahaya, tetap ikuti aturan pakainya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.